Wednesday, March 29, 2017

Tugu dan Taman Digulis Tempat Wisata di Kota Pontianak

tempat wisata tugu digulis kota pontianak - kaharsan

Hai. Selamat datang di kaharsan.com
Kali ini saya akan menjelaskan tenang salah satu wisata Kota Pontianak yang wajib untuk kamu kunjungi yaitu Tugu Digulis.

Cek juga wisata yang ada di Kota Pontianak:  
Istana Kadriah
Museum Provinsi Kalbar
Taman Alun-Alun Kapuas
Tugu Khatulistiwa

Tugu ini awalnya disebut Monumen Sebelas Digulis, namun warga setempat lebih akrab menyebutnya Tugu Digulis, ada juga yang menyebutkan Tugu Bambu Runcing dan Tugu Bundaran Untan, karena berdekatan langsung dengan Universitas Tanjungpura (Untan).

selfie tugu digulis pontianak - kaharsan

SEJARAH
Monumen ini didirikan sebagai peringatan atas perjuangan sebelas tokoh Sarekat Islam di Kalimantan Barat, yang dibuang ke Boven Digoel, Irian Barat karena khawatir pergerakan mereka akan memicu pemberontakan terhadap pemerintah Hindia Belanda di Kalimantan. Tiga dari sebelas tokoh tersebut meninggal pada saat pembuangan di Boven Digoel dan lima di antaranya wafat dalam Peristiwa Mandor.

Nama-nama kesebelas tokoh tersebut kini diabadikan juga sebagai nama jalan di Kota Pontianak. Kesebelas pejuang itu antara lain:

  1. Achmad Marzuki, asal Pontianak, meninggal karena sakit dan dimakamkan di makam keluarga;
  2. Achmad Su'ud bin Bilal Achmad, asal Ngabang, wafat dalam Peristiwa Mandor;
  3. Gusti Djohan Idrus, asal Ngabang, wafat dalam pembuangan di Boven Digoel;
  4. Gusti Hamzah, asal Ketapang, wafat dalam Peristiwa Mandor;
  5. Gusti Moehammad Situt Machmud, asal gabang, wafat dalam Peristiwa Mandor;
  6. Gusti Soeloeng Lelanang, asal Ngabang, wafat dalam Peristiwa Mandor;
  7. Jeranding Sari Sawang Amasundin alias Jeranding Abdurrahman, asal Melapi, Kapuas Hulu, meninggal karena sakit di Putussibau.
  8. Haji Rais bin H. Abdurahman, asal Ngabang, wafat dalam Peristiwa Mandor;
  9. Moehammad Hambal alias Bung Tambal, asal Ngabang, wafat dalam pembuangan di Boven Digoel;
  10. Moehammad Sohor, asal Ngabang, wafat dalam pembuangan di Boven Digoel; dan
  11. Ya' Moehammad Sabran, asal Ngabang, meninggal karena sakit.

Kemudian monumen ini diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat H. Soedjiman pada 10 November 1987.

peresmian digulis pontianak - kaharsan

Pada awalnya berbentuk sebelas tonggak menyerupai bambu runcing yang berwarna kuning polos. Pada tahun 1995, monumen ini dicat ulang dengan warna merah-putih. Penggunaan warna merah-putih ini menjadikan sebagian warga menganggap monumen ini lebih mirip lipstik daripada bambu runcing. Kemudian, pada tahun 2006 dilakukan renovasi pada monumen ini sehingga berbentuk lebih mirip bambu runcing seperti penampakan saat ini.

untan dekat tugu digulis pontianak - kaharsan

TAMAN UNTAN
Berkunjung kesini tidak lengkap tanpa bersantai dulu di tamannya, nah pertama-tama saya akan membahas tentang taman yang dibuat oleh Universitas Tanjungpura sendiri.

aloevera tugu digulis pontianak - kaharsan
Jika kamu duduk di tempat duduk depan tulisan "Universitas Tanjungpura" kamu akan melihat tanaman unggulan Kalimantan Barat yaitu Aloe Vera dan kamu akan melihat langsung Tugu Digulis.

berduaan tugu digulis pontianak - kaharsan
Taman UNTAN (Universitas Tanjungpura) ini biasanya menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai bersama teman-teman. Karena sudah disediakan kursi-kursi yang tentunya juga nyaman.

tempat duduk tugu digulis pontianak - kaharsan

tempat duduk dua tugu digulis pontianak - kaharsan

tempat duduk ramai tugu digulis pontianak - kaharsan

TAMAN DIGULIS
Nah, taman yang kedua dekat dengan Tugu Digulis adalah Taman Digulis. Taman Digulis ini dibangun bertujuan untuk membuat Kota Pontianak menjadi lebih indah dan sebagai fasilitas warga yang ingin sekedar bersantai dan menikmati indahnya bunga ataupun berolahraga.

depan tugu digulis pontianak - kaharsan
Di bagian depan taman ini biasanya menjadi tempat masyarakat untuk duduk bersantai dan melihat Tugu Digulis secara langsung seperti di Taman Untan.

bunga tugu digulis pontianak - kaharsan

Bunga-bunga juga ditanam untuk membuat tempat ini semakin indah.

hutan tugu digulis pontianak - kaharsan

Kementerian Kehutanan memberikan dukungan penuh untuk taman ini sehingga di bangunlah Hutan Kota Pontianak yang membuat kamu datang kesini berasa sejuk ditengah-tengah panasnya Kota Pontianak

jalan tugu digulis pontianak - kaharsan

Disini juga buat kamu yang suka jalan-jalan dan foto-foto bakalan dimanjakan banget.

bersama keluarga tugu digulis pontianak - kaharsan

bersama taman tugu digulis pontianak - kaharsan

Ingin bermain bersama teman-temanmu atau keluarga? Disini sudah disediakan Taman bermain yang tentunya juga nyaman.

jogging tugu digulis pontianak - kaharsan

Suka olah raga? jam berapapun kamu kesini tidak akan berasa panas, karena hutan-hutan disini akan melindungi kamu dari panas matahari disiang hari.

tampat sampah tugu digulis pontianak - kaharsan

Jangan buang sampah sembarangan ya, disini sudah disediakan tempat sampah di setiap sudut, agar kamu tidak perlu mencari-cari kemana membuang sampah.

main tenis tugu digulis pontianak - kaharsan

Suka olah raga tenis?

main bmx tugu digulis pontianak - kaharsan

Atau olah raga ekstrim seperti BMX atau Skeatboard?

perpustakaan tugu digulis pontianak - kaharsan

Buat kamu yang suka membaca, disini juga sudah disiapkan Perpustakan Mini.

wc tugu digulis pontianak - kaharsan

Fasilitas yang biasa ini pasti kamu juga butuhkan.

Nah, menarik bukan?
Apa pendapatmu tentang Tugu Digulis ini? Kasi tau saya di komentar dibawah.

Tugu Digulis ini alamatnya di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Bansir Laut, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115

Biaya masuk kesini cuma dikenakan biaya parkir kendaraan yang cuma Rp 2.000

Cek juga wisata yang ada di Kota Pontianak: 
Istana Kadriah
Museum Provinsi Kalbar
Taman Alun-Alun Kapuas
Tugu Khatulistiwa

Kalau mau kepoin admin, nah kontaknya:
Instagram Dakwah: @kaharsan
Instagram Wisata: @kaharsanblog
Facebook: kaharsan
Twitter: @kaharsan_km
Youtube: kaharsan km

Memikirkan sesuatu dengan serius dan sangat menikmati kesendirian. Yuk berteman di sosial mediaku.


Pakai Ini VrohPakai Ini Vroh